Reptiles In The Jungle dan Peliharaan Teman yang Diracun

142

Beberapa hari yang lalu seorang teman menghubungi saya. Sambil terisak dia bercerita tentang beberapa reptil kesayangannya yang diracun oleh warga sekitar. Mulai dari Argus Monitor, Tegu, Boa, Savannah Monitor, Hydrosaurus, Porosus dan masih banyak lagi. Bukan masalah kerugian finansial tetapi hubungan antara hewan kesayangan yang dipelihara dan dirawat dari kecil, merawat mereka ketika sakit, memberi vitamin agar mereka sehat, investasi waktu dan perhatian dan tiba-tiba semuanya hilang sekejap mata itu yang bikin sakit hati keluh teman saya. Perasaan keterikatan secara batin yang semua orang kadang lain tidak mengerti dan pahami.

Saya pribadi tidak mau berprasangka buruk karena saya tidak ada di lokasi dan saya tidak punya bukti yang cukup kuat untuk menuduh bahwasanya warga di sekitar rumah teman saya-lah yang melakukannya.

Dengan bersemangat yang menggebu-gebu menahan emosi teman saya berkata kalau dia menemukan beberapa bukti mulai dari racun di kandang yang berbentuk bahan kimia dan lain sebagainya. Kejadian ini bukanlah yang pertama kalinya dan kejadian terakhir dipicu oleh ular boa-nya yang lepas keluar dari pagar rumah. Tidak sempat kemana-mana sih tetapi kejadian itu cukup membuat warga heboh. Sebagai informasi koleksi teman saya cukup banyak sehingga dia harus menaruh beberapa reptilnya  di halaman dan pagarnya cukup pendek sehingga siapa saja dapat memanjat. Cukup ajaib bukan? hehehehe

Kembali, Saya pribadi tidak ingin menyalahkan warga atau saya sebut saja oknum warga atau sebut saja bunga *halah* .. Kejadian tersebut dikarenakan kurangnya edukasi kepada warga sekitar tentang reptil.

Bagi sebagian orang reptil merupakan sebuah ancaman yang harus dimusnahkan entah karena anggapan salah yang selama ini melekat padaa masyarakat, pengaruh film petualangan murahan dan lain sebagainya..

Sebagai contoh ketika bertemu dengan ular di jalan yah jangan dibunuh. Cukup dihindari saja sama seperti kamu menghindari mantan kamu ketika bertemu di jalan atapun di pusat perbelanjaan bergandengan tangan dengan pasangan barunya  😀 toh pada habitat aslinya semua hewan liar (termasuk reptil) pada umumnya akan menghindari manusia.. Atau (amit-amit) ada ular yang tiba-tiba masuk rumah kamu tanpa permisi kamu bisa menghubungi Tim Rescue khusus reptil seperti Aspera contohnya bisa juga menelpon mantan kamu sekedar menanyakan kabar.

Di akhir percakapan kami dia membulatkan tekad untuk mengedukasi warga sekitar ataupun orang-orang awam tentang reptil.

Well, Saya cukup salut dengan kebesaran hati beliau untuk membuka ruang maaf yang selebar-lebarnya kepada warga yang meracun hewan-hewan kesayangannya.

Pada tanggal 7-20 April 2017 bertempat di Ciputra Mal Jakarta diadakan expo reptil yang bertajuk REPTILES IN THE JUNGLE. Angelyn Koeswara dari Savera Reptile sebagai penyelenggara mempunyai misi untuk mengedukasi orang-orang tentang reptil. Tidak hanya menjual tetapi memberi edukasi kepada orang-orang bahwasanya reptil itu tidak sebegitu menyeramkan dan berbahaya seperti yang orang-orang pikirkan selama ini.

Dengan pengetahuan yang cukup sangatlah mungkin reptil dijadikan hewan peliharaan yang menyenangkan layaknya anjing, kucing, hamster dan sebagainya. Kelebihan reptil adalah perawatannya yang mudah, makanan yang tidak terlalu mahal dan ada juga beberapa jenis reptil yang tidak harus setiap hari diberi makan.

Acara ini diikuti oleh beberapa tenant baik dari Jakarta maupun luar Jakarta seperti : Savera reptile, David Suarez Reptile, Pet Network Indonesia, Torto Inc, Exo Reptile, Go Parrot Ind dan lain-lain. Tidak hanya Reptil yang ditampilkan dalam acara yang bernuansa hutan ini tetapi ada juga hewan mamalia seperti anjing, kucing, kelinci dan tidak lupa burung parrot yang menggemaskan 😀

Antusiame warga sendiripun cukup baik. Banyak warga yang penasaran ingin melihat, sekedar bertanya-tanya dan berfoto. Acara ini pun menjadi ajang kumpul-kumpul para pecinta reptil

Pengunjung juga bisa mengikuti feeding turtle. Cukup dengan membeli sayur dan pengunjung dapat memberi makan kura-kura tersebut dan bermain sampai bosan 😀

Pada akhirnya REPTILES IN THE JUNGLE adalah cara yang oke untuk mengedukasi orang-orang tentang reptil. Semoga semakin banyak yang perduli dan mencintai reptil dan hewan-hewan lain pada umumnya.

Sepertinya saya sudah kehabisan kalimat. Monggo ditonton video liputan kami hehehehehe

Salam, Yak,Betul

Leave A Reply

Your email address will not be published.