Logan : Sadis, Brutal dan Emosional….!!!

Review Fim Logan

57

The world is not the same as it was

Halo Mocoers….!!!

Para penggemar film superhero pasti sudah menantikan film yang satu ini. Dan menurut kabar bahwa ini film terakhir Hugh Jackman memerankan kisah superhero ini. Setelah tahun lalu FOX membuat gebrakan dengan merilis Deadpool yang segmentasinya ditujukan bukan untuk anak-anak, kali ini kembali FOX menampilkan adegan-adegan sadis dan brutal dalam film Logan ini. Maka butuh kebijaksanaan pembaca jika ingin mengajak adik, anak, saudara yang masih dibawah umur untuk menyaksikan film ini.

Walaupun film ini berasal dari komik Old Man Logan yang ditulis oleh Mark Millar dan digambar oleh Steve Mcniven, versi film ini tidak 100% mengikuti cerita dalam komik tersebut. Dalam versi komiknya Old Logan akan berinteraksi dengan tokoh Marvel lainnya seperti Hulk, spiderman, red skull dan lain-lainnya. Karena keterbatasan hak pakai karakter-karakter tersebut, James Mangold sang sutradara sekaligus penulis cerita ini memodifikasi cerita film ini dan mengemasnya menjadi cerita yang sangat menarik untuk disaksikan.

Cerita dari film ini sendiri berkisah tentang Wolverine yang sedang hidup dalam pelarian menjadi buronan pemerintah yang anti mutant dan menjadi seorang supir limo. Setting tahun film 2029, dimana sudah tidak ada lagi X-men dijaman itu dan hanya tersisa Logan, Profesor X dan Caliban. Profesor X sendiri yang sudah menua mengalami penyakit otak yang disebut Alzheimer. Ketika sedang menjalani pekerjaannya Logan didatangi oleh seorang wanita yang berprofesi sebagai seorang perawat dan seorang anak perempuan kecil yang bernama Laura yang ternyata dia adalah seorang mutant juga yang mempunyai kekuatan seperti Wolverine. Disinilah konflik dimulai, ternyata ada sebuah perusahaan jahat yang bernama Transigen yang mengincar Laura atau X-23. Dan Wolverine yang tadinya tidak mau terlibat dalam konflik ini, ikut berurusan dengan para pemburu mutant yang disebut Reavers dan dipimpin oleh seorang bernama Donald Pierce yang diperankan oleh Boyd Holbrook.

Dafne Keen berperan sebagai Laura (X-23)

Di film ini sang sutradara berhasil menampilkan sisi emosional yang tidak saya dapatkan dalam film superhero lainnya. Kedekatan emosional antara Logan, Profesor X dan Laura menjadi kisah yang mengharukan bagi saya pribadi dan menjadi jiwa dalam film ini. Hubungan kedekatan antara Profesor Charles dan Logan ditampilkan layaknya hubungan kedekatan antara ayah dan seorang anak laki-laki yang penuh interaksi erat dan drama. Dan juga hubungan antara Logan dan Laura yang ternyata adalah keturunannya, yang dari awal seperti dingin tapi seiring cerita berjalan membentuk sebuah kisah yang cukup menyentuh penonton.

Penampilan yang memukau juga disuguhkan oleh Dafne Keen yang memerankan Laura (X-23). Seolah-olah Dafne memang terlahir untuk memerankan Laura dalam film ini. Walau disisi lain agak kontroversial karena pemeran Laura ini masih berumur 11 tahun, tetapi harus memainkan aksi yang lebih cocok dimainkan oleh orang dewasa. FYI film ini merupakan film perdana bagi Dafne Keen.

Film yang berdurasi 2 jam 17 menit ini akan membuat anda seolah-olah bukan sedang menyaksikan film superhero. Film ini jauh dari kesan menyenangkan dengan efek visualisasi yang megah dan penuh efek CGI, bahkan sangat jauh dari konsep kostum yang memukau. Menurut berita yang beredar, film ini merupakan penampilan terakhir bagi Hugh Jackman sebagai Wolverine dan Patrick Stewart sebagai Profesor X setelah 17 tahun memerankan kedua karakter superhero tersebut.

Jadi bagi yang ingin menonton Kisah yang berbeda dari superhero yang pernah ada, wajib sekali menonton film ini. Akan banyak adegan dan jalan cerita yang penuh kejutan yang ditampilkan dari film besutan James Mangold. Dan bagi para pemburu Post Credit Scene film Marvel, akan kecewa karena tidak ada Post Credit Scene yang muncul di akhir Credit Title.

Film ini layak diberi angka rating 8 dari 10 bintang yang ada. IMDB sendiri menyematkan nilai yang lumayan tinggi pada film ini yaitu 8.8 dari 10. Jadi saya sangat merekomendasikan bagi para mocoers yang penasaran ingin menyaksikan film ini. Dijamin emosi kita akan dicampur-adukan ketika menyaksikan film ini.

Salam Mocoers….!!!

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.